Minggu, 07 Juli 2019

3 Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula

3 Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula � Jaman sekarang ini, mencari jenis investasi menguntungkan sebenarnya tidak lagi susah. Yang susah itu adalah menentukan jenis investasi mana yang cocok untuk Anda.

Dalam berinvestasi, hal kecil yang sering disepelekan pun berdampak besar terhadap keuntungan investasi. Maka, jangan heran bila Anda sewaktu-waktu mendapatkan kerugian yang cukup signifikan terhadap keuangan, terutama terhadap investasi Anda.

Banyak orang yang tidak menyadari, bahkan tidak mau tahu, bagaimana pentingnya berinvestasi. Orang-orang yang sadar akan pentingnya investasi pasti akan mempertimbangkan baik-baik, mana uang yang harus ditabung dan mana yang harus diinvestasikan.

Bila Anda sudah tahu betul bagaimana pentingnya berinvestasi dan ingin mencari tahu lebih lanjut jenis investasi menguntungkan untuk tahun 2017 ini, artikel ini cocok untuk Anda.

Agar Anda lebih terarah dalam menentukan jenis investasi, berikut 3 jenis investasi yang cocok untuk pemula yang bisa Anda coba sekarang juga.

3 Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula

Investasi Reksadana

Bahkan investor pemula sekalipun tahu betul bahwa reksadana merupakan salah satu jenis investasi yang cocok untuk pemula.

Nominal minimal untuk turut serta dalam investasi reksadana pun terbilang rendah, mulai dari Rp 100.000.

Ada banyak jenis reksadana yang bisa diikuti, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, hingga pasar saham.

Dana investasi yang Anda alokasikan nantinya akan �dimainkan� oleh Manajer Investasi, maka pilih tujuan reksadana yang tepat. Baca juga prospektusnya dan pahami seluk-beluk di baliknya.

Bila Anda sudah familiar dengan rekening bank, mendaftar investasi reksadana pun sebenarnya mirip ketika membuka rekening di bank tertentu.

Nantinya Anda akan akrab dengan istilah Unit Penyertaan (UP) dan Nilai Aktiva Bersih (NAB). Cara menghitung keuntungan investasi reksadana sebenarnya cukup mudah.

Misalnya, NAB untuk A seharga Rp 1.500. Maka bila Anda membeli 1.000 UP, Anda akan membelinya dengan harga Rp 1.500.000. Di akhir tahun, apabila NAB untuk A naik menjadi Rp 2.000.000, maka Anda untung Rp 500.000.

Bila NAB turun menjadi Rp 1.100.000, berarti rugi Rp 400.000. Rekomendasi yang paling tepat ketika NAB turun di akhir tahun adalah jangan menjualnya terlebih dahulu agar Anda bisa meredam kerugian. Lihat tabel berikut:

Investasi Online Peer to Peer Lending

Di tanah air, investasi online P2P Lending mungkin masih baru dan mungkin masih banyak yang belum menyadari eksistensinya

Ada jenis investasi baru yang dikenal dengan P2P Lending, di mana Anda sebagai investor dapat berinvestasi kepada peminjam sesuai dengan tujuan peminjaman.

Platform P2P Lending umumnya menyediakan investasi untuk pinjaman bisnis UMKM, namun di KoinWorks, Anda bisa berinvestasi pada kebutuhan pendidikan dan kesehatan.

Jenis investasi ini terbilang sangat menguntungkan. Khusus di KoinWorks, Anda bisa mendapatkan bunga efektif mulai dari 18% per tahun.

Semakin tinggi tingkat risiko investasi Anda, tentunya semakin tinggi pula keuntungan investasi yang akan Anda dapatkan.

Dan sama seperti investasi reksadana, investasi online P2P Lending di KoinWorks juga bisa dimulai dari Rp 100.000.

Bedanya, di KoinWorks, Anda bisa menentukan sendiri kepada siapa Anda akan menginvestasikan modal berdasarkan segala informasi yang termuat di dalam factsheet masing-masing peminjam.

Jangka waktu investasi Anda bisa berjangka mulai dari 6 bulan, 12, 18, hingga 24 bulan. Dan tentunya Anda bisa memilih sendiri jangka waktu sesuai kebutuhan.

Apabila Anda berinvestasi di KoinWorks dengan nominal Rp 1.000.000 dan bunga keuntungan 12% dalam setahun, Anda sudah bisa mendapatkan Rp 1.120.000 di tahun pertama.

Investasi Properti
Berinvestasi pada properti memang membutuhkan uang dengan jumlah yang besar. Namun, keuntungan yang akan Anda dapatkan juga akan besar dalam jangka panjang.

Selain Anda bisa menciptakan passive income dengan aset properti, Anda juga bisa menjadikannya sebagai sebuah investasi yang bisa dijual dalam beberapa tahun ke depannya.

Cobalah berinvestasi dengan dua jenis investasi menguntungkan dan investasi yang cocok untuk pemula di atas secara perlahan sembari mengumpulkan modal, atau Anda juga bisa memulai bisnis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar